Saya Ada Di Tahun 1990an

semuanya hanya bisa terjadi dimemory otak saja

Tak terbantahkan didalam hidup kita ada yang namanya kenangan yang cukup indah untuk dikenang, ya buat saya hal terindah yang pantas untuk dikenang saat ini kala berada di tahun 1990an, cukup tua ya 🙂 tapi itulah masa hidup yang pasti manusia akan lewatkan entah hari ini atau nanti.

Entah mengapa saat ini jika ada mesin waktu saya ingin melihat hal-hal yang saya pernah lakukan disaat itu disaat tahun 1990an direntang waktu saya berseragam putih merah hingga putih abu-abu, rentang waktu yang cukup lama namun semua penuh warna disaat semua terasa hitam putih sekarang untuk dikenang. Masa dimana belajar untuk mengenal kehidupan sosial yang ada disekeliling.

Masuk siang itu adalah jam pelajaran yang hampir setiap jenjang pendidikan yang saya lalui pasti saya dapatkan namun masuk siang pada saat masih berseragam putih merah adalah waktu yang paling bagus untuk bermain, begitu juga ketika berseragam putih biru, antara sekolah dan rumah hampir setiap hari harus dilalui dengan jalan kaki banyak jalan tikus yang nyaris terciptakan hanya untuk bisa cepat sampai dirumah dengan selamat.

yaa… saya sekarang ada di tahun 1990an tahun dimana saya berproses tahun yang penuh dengan hal yang jika terpikirkan saat ini itu aneh dan kadang ada pertanyaan kenapa bisa terjadi, namun semua hal yang buruk atau konyol sekalipun tidak ada penyesalan sebab tak akan mungkin bisa terhapuskan lagi sebab itu telah terlewati dan sekarang itu menjadi cerita yang sangat indah untuk dikenang.

Dan ditahun 1990an saya sudah dimasa hidup saya pertama kali berurusan dengan aparat kepolisian, walaupun itu saya sempat masuk peringat 10 besar terbaik dikelas sayangnya itu dicatur wulan terakhir dikelas tiga ketika berseragam putih biru, selalu menjadi langganan untuk gerak jalan. dan serunya ditahun 1990 semua masih memakai surat untuk komunikasi.

Apapun itu 1990an adalah bagian terbaik dalam hidup saya dan itu akan menjadi kenangan terbaik untuk saya.

Iklan

Alunan I’tiraf Di Pagi Ini

Ilahi lastu lilfirdausi ahlan, walaa aqwa ‘ala naaril jahiimi
Fahabli taubatan waghfir dzunubi, fainnaka ghafirudz- dzanbil ‘adzimi….

Ya Allah… tidak layak aku masuk ke dalam surga-Mu
tetapi hamba tiada kuat menerima siksa neraka-Mu
Maka terimalah taubatku dan ampuni dosaku
sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dosa ….

Sejenak mendengar alunan lagu i’tiraf pekerjaan yang saya kerjakan terhenti, I’tiraf mungkin semua sudah sering mendengar lagu tersebut yang di populerkan oleh Raihan atau Haddad Alwi. itu bukan sekedar lagu,tanpa menelaah makna yang lebih dalam dari lagu tersebut cukup dengan mendengar bait lagu tersebut sebenarnya kita sudah bisa berpikir tentang kehidupan yang sudah kita jalani

sederhana tapi begitu penuh arti bagi kita untuk memikirkan dan mengkaji ulang apa yang telah kita lakukan selama ini tidak layak. aku masuk ke dalam surga-Mu tetapi hamba tiada kuat menerima siksa neraka-Mu cukup maknai jika tidak layak masuk ke surga karena ibadah yang tidak sempurna dan dosa yang dilakukan namun untuk menerima hukuman atas dosa yang dilakukan dineraka kita tidak mampu sedangkan itu semua akan kita lalui sebab kematian atau ajal adalah hal yang pasti. kita terlalu banyak dibebani oleh urusan dunia padahal ada kehidupan lain yang menanti, ada pertanggung jawaban atas semua yang telah kita perbuat
saya dan saya yakin kita semua didalam hati kecil ingin menjadi seperti yang diamanahkan berdasarkan ajaran Islam

ini untuk koreksi buat diri pribadi dan semua untuk memikirkan ulang apa yang sudah kita perbuat, apa yang sudah kita lakukan siap atau tidak kita akan menerima segala ganjaran atas perbuatan yang pernah kita lakukan.

berharap ada hidayah dari sang pencipta untuk membukakan jalan memberikan rahmat dan keselamatan di dunia dan akhirat

menipu Tuhan

terkesima dan tersenyum itu kesan setelah saya membaca sebuah cerita yang sangat menarik yaitu tentang Abu Nawas. Menipu Tuhan itu salah satu cerita yang sangat menarik, membuat tersenyum dan memiliki makna yang sangat dalam. Yang membuat sangat menarik dari cerita tentang menipu tuhan adalah pembagian manusia berdasarkan pendapat Abu Nawas yaitu Tingkatan mata, tingkatan otak dan tingkatan hati

Untuk manusia tingkatan mata adalah Anak kecil yang melihat bintang di langit. la mengatakan bintang itu kecil karena ia hanya menggunakan mata, lalu untuk tingkatan otak adalah Orang pandai yang melihat bintang di langit. la mengatakan bintang itu besar karena ia berpengetahuan dan untuk tingkatan hati adalah Orang pandai dan mengerti yang melihat bintang di langit. la tetap mengatakan bintang itu kecil walaupun ia tahu bintang itu besar. Karena bagi orang yang me­ngerti tidak ada sesuatu apapun yang besar jika dibandingkan dengan KeMaha-Besaran Allah

lalu ada apa dengan menipu Tuhan, baiknya untuk itu saya kutipkan cerita lengkapnya
Baca lebih lanjut

semua cerita tentang sahabat

banyak kisah yang ada disini yang saya baca, berceritakan tentang arti persahabatan

for the author…
memang, seorang sahabat bisa membuat hari2 kita indah, tapi kayaknya gak ada sahabat lawan jenis yang bisa benar2 setia dan dapat mengerti tentang kita. dari “annisa f on Desember 26, 2006”

buat aku sahabat adalah dia yang menghampiri ketika seluruh dunia menjauh, maksudnya kapanpun dimanapun kita membutuhkannya dia selalu hadir di sekitar kita dan salalu mau berbagi saat senang dan ikut merasakan kesedihan kita saat kita sedih. dari “ryan on Januari 10, 2007”

sahabat
jujur ja saat nech bs dibilang gw g percaya ma yang namanya sahabat
coz seseorang yang bener2 gw anggap sahabat
bahkan lebih dari sekedar sahabat
ternyata membuat arti persahabatan itu menjadi sesuatu yang bikin gw g percaya sama arti sahabat.
tp ntahlah
mungkin suatu saat nanti seiring dengan berjalannya waktu
mungkin gw bs menemukan arti dari persahabatan yang sesungguhnya. dari “dhankzo on Februari 1, 2007”

Di khianati teman/sahabat karib lebih menyakitkan daripada
dikhianati pacar…
Jadi, berbahagialah orang-orang yang memiliki sahabat yang setia… dari ” H!TAM on Februari 18, 2007 “

capek juga baca koment semuanya tapi itu beberapa yang saya kutip yang jelas, semua itu benar bagi saya point penting yang saya bisa ambil

jaga persahabatan itu, hargai dan hormati, saling terbuka dan berbagi dan jangan pernah ada kata “khianat”

selamat buat kamu yang memiliki sahabat sejati 😀

all source from sahabat

mata 24 jam dan green day

One, 21 guns
Lay down your arms
Give up the fight
One, 21 guns
Throw up your arms into the sky,
You and I

lagu itu 21 guns punyanya green day menemani dari awal saya duduk di warkop dg sija hingga pagi ini, hmmm memang mata 24 jam, padahal sekitar jam 12 malam tadi mendadak penyakit maag menyerang tapi sepertinya begadang jadi obat yang ampun, tidak tau sebentar ato besok penyakit itu muncul lagi dan kalaupun maag itu kambuh lagi saya akan mengucapkan “welcome”

sudah waktunya

sudah tiba waktunya yang dirasa saat ini, terlalu banyak mengulur waktu dengan keadaan yang begitu tidak jelas ku rasa ada beberapa hal yang musti yang dilakukan dan sekarang adalah waktunya

fighting

perjuangan untuk hidupku tetap akan berlanjut dan terus berlanjut dan dengan caraku sendiri, thanks GOD untuk semua kejadian yang terjadi di dalam kehidupan ini memberikan hikmah dan pelajaran yang sangat berarti
dan membuat saya tetap “mengangkat kepala” untuk tetap menatap kedepan berjalan untuk melanjutkan perjuangan hidup dan sekeras apapun tetap akan terus berjuang sebab indahnya hidup akan terasa dipahit manisnya perjuangan yang dilalui

isi tas yang hilang

sudah waktunya menemukan isi tas yang hilang dari tas yang ku berinama tas kehidupan dan salah satu isi yang hilang itu adalah “salah satu warna dalam tas itu” yang bernama ikhlas :D, entah bagaimana caranya dia harus kembali kedalam tas kehidupan, dah banyak jalan yang terjadi untuk mengarah kesana, dan Insya Allah dari kejadian tersebut saya akan semakin dekat dengan sesuatu yang saya cari yaitu “ikhlas”
Baca lebih lanjut