3 Trik untuk Fedora 20

3 Trik ini untuk pasca Instalasi Fedora 20 ‘Heisenbug” yang berguna untuk membantu user agar memudahkan dalam penggunaan fedora 20 Ok kita mulai dengan trik pertama

1.Install Fedy

Fedy bukan nama orang, klo pernah menggunakan Fedora Utils nah, hanya penambahan nama saja jadi Formerly Fedora Utils atau disingkat Fedy, untuk menggunakan fedy terlebih dahulu unduh file installernya dengan perintah melalui terminal

“curl http://satya164.github.io/fedy/fedy-installer -o fedy-installer && chmod +x fedy-installer && ./fedy-installer”

(ketikkan dan copy diterminal tanpa tanda “) lalu jalankan fedy-installernya

Fedy

2.Install PostinstallerF

tidak jauh berbeda dengan Fedy, PostinstallerF berguna untuk membantu user memudahkan penginstallan aplikasi setelah paska instalasi fedora 20 caranya juga cukup mudah PostinstallerF bisa didapatkan di

http://sourceforge.net/projects/postinstaller/

PostinstallerF

3.Fastestmirror Dan Axelget
cara ketika ini cukup ampuh jika ingin melakukan update atau instalasi paket via terminal, kombinasi antara fastestmirror dan axelget, caranya
pertama install plugin fastestmirror via terminal

yum install yum-plugin-fastestmirror -y

Kedua unduh axelget.conf lalu copy ke direktori /etc/yum/pluginconf.d/
Ketiga unduh axelget.py dan copy ke direktori /usr/lib/yum-plugins/ , setelah semua beres coba install paket via terminal ๐Ÿ™‚

mudah-mudahan 3 trik diatas bisa membantu memudahkan proses instalasi fedora 20 “heisenbug” dan special thanks to Mr. Dietrich Schmitz for speedup fastest mirror with axel

Saya Ada Di Tahun 1990an

semuanya hanya bisa terjadi dimemory otak saja

Tak terbantahkan didalam hidup kita ada yang namanya kenangan yang cukup indah untuk dikenang, ya buat saya hal terindah yang pantas untuk dikenang saat ini kala berada di tahun 1990an, cukup tua ya ๐Ÿ™‚ tapi itulah masa hidup yang pasti manusia akan lewatkan entah hari ini atau nanti.

Entah mengapa saat ini jika ada mesin waktu saya ingin melihat hal-hal yang saya pernah lakukan disaat itu disaat tahun 1990an direntang waktu saya berseragam putih merah hingga putih abu-abu, rentang waktu yang cukup lama namun semua penuh warna disaat semua terasa hitam putih sekarang untuk dikenang. Masa dimana belajar untuk mengenal kehidupan sosial yang ada disekeliling.

Masuk siang itu adalah jam pelajaran yang hampir setiap jenjang pendidikan yang saya lalui pasti saya dapatkan namun masuk siang pada saat masih berseragam putih merah adalah waktu yang paling bagus untuk bermain, begitu juga ketika berseragam putih biru, antara sekolah dan rumah hampir setiap hari harus dilalui dengan jalan kaki banyak jalan tikus yang nyaris terciptakan hanya untuk bisa cepat sampai dirumah dengan selamat.

yaa… saya sekarang ada di tahun 1990an tahun dimana saya berproses tahun yang penuh dengan hal yang jika terpikirkan saat ini itu aneh dan kadang ada pertanyaan kenapa bisa terjadi, namun semua hal yang buruk atau konyol sekalipun tidak ada penyesalan sebab tak akan mungkin bisa terhapuskan lagi sebab itu telah terlewati dan sekarang itu menjadi cerita yang sangat indah untuk dikenang.

Dan ditahun 1990an saya sudah dimasa hidup saya pertama kali berurusan dengan aparat kepolisian, walaupun itu saya sempat masuk peringat 10 besar terbaik dikelas sayangnya itu dicatur wulan terakhir dikelas tiga ketika berseragam putih biru, selalu menjadi langganan untuk gerak jalan. dan serunya ditahun 1990 semua masih memakai surat untuk komunikasi.

Apapun itu 1990an adalah bagian terbaik dalam hidup saya dan itu akan menjadi kenangan terbaik untuk saya.

Semua Dimulai Dari Angka Nol

Ada bacaan menarik ketika membuka detik finance ada sebuah artikel yang menarik berjudul Banyak Orang Terkaya di Indonesia Memulai Bisnis dari Nol dan Miskin, artikel tersebut bisa menjadi sumber inspirasi yang menarik bahwa tidak semuanya untuk menjadi sukses tidak mesti mengharap duit dari tanah gusuran atau menunggu duren jatuh semuanya butuh usaha dan kerja keras.

Bermimpi dan bercita-cita untuk menjadi orang sukses atau kaya tidak mungkin bisa tercapai tanpa usaha dan kerja keras. Namun terkadang kedua tersebut harus juga dipandu dengan doa dan ide kreatif, bisa membaca situasi dan peluang untuk usaha. Bukan hanya sebatas menciplak hasil kerja orang lain untuk mencapai jalan pintas agar bisa menjadi sukses. Jangan terlalu percaya dan pasrah kepada nasib begitu juga dengan ramalan ๐Ÿ™‚ kadang semua itu meleset dari apa yang sudah diperkirakan dan tentunya sekali lagi membutuhkan usaha extra.

Permasalahannya kadang untuk berusaha semua mentok di ide atau niat, ide sudah ada tapi niat masih kecil begitu juga niat sebesar gunung tapi ide tidak ada, semua harus sepadan dan seimbang dan kadang itu membutuhkan pengorbanan yang cukup besar dan tidak sedikit. How To Start itu juga menjadi kendala terkadang pertanyaan “bagaimana untuk memulai..??” menjadi pertanyaan yang sangat berat untuk dijawab oleh kita sendiri.

Tapi terlepas dari segala hambatan tersebut yang terpenting kita mesti mengalahkan hambatan yang ada dari dalam diri kita sendiri sikap pesimis mesti disingkirkan jika perlu ditiadakan. Juga sifat malu untuk berusaha apalagi bagi mereka yang awalnya sudah nyaman dengan pekerjaannya trus mengambil sikap untuk berusaha sendiri kadang sifat tersebut jadi penghalang.

Berusaha untuk menjadi orang sukses tidak mudah membalikkan sebuah kertas atau telapak tangan semua butuh proses yang didalamnya ada pengorbanan untuk waktu dan tenaga bahkan segalanya dipertaruhkan untuk impian itu, serta jangan pernah lupa untuk belajar dari pengalaman entah dari diri sendiri atau dari orang lain.

Tidak ada yang tidak bisa kecuali tidak anda lakukan Manfaatkan semua peluang, buat ide kreatif, singkirkan kata pesimis dan malu, siap untuk berkorban untuk mencapai impian

original source from : suba blog

Linux Morning News

heheheh judulnya cakep ya LINUX MORNING NEWS seperti acara berita pagi di televisi saja, tapi ya begitu adanya soalnya beberapa berita terbaru seputar dunia linux sempatnya saya baca pagi ini sebelum memulai aktivitas bekerja yang pertama ini ada berita hangat klo meego project itu bakalan “pindah” ke Opensuse “Whatโ€™s next for MeeGo? โ€œJoin openSUSEโ€, says Jos Poortvliet” nah itu dia oh artikelnya kebetulan baca di linuxuser.co.uk nah trus ini ada berita lainnya dari datamation tentang 54 Open Source Alternatives for Server Software ๐Ÿ™‚ nah itu tidak ada tandingannya soalnya 54 alternatif yang bisa menjadi pilihan.

nah yang menarik ada manual cara menginstall paket rpm di ubuntu ๐Ÿ™‚ artikelnya bisa dibaca di ubuntu manual trus ucapan selamat untuk para ubuntu user dengan rilisnya Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot) info rilisnya silahkan baca di sini.

banyak berita terbaru seputar dunia linux yang perjam selalu bisa diupdate begitu juga semua manual, tutorial dan segala hal yang berhubungan dengan dunia linux pastinya akan selalu ada.

Kaskuser Regional Kendari

Alhamdulillah, di kaskus sudah ada Kaskuser Regional Kendari yang kemarin-kemarin kaskuser kendari masih numpang di Kaskuser Regional Makassar dan Insya Allah bisa jadi tempat share yang positif dan membangun untuk sulawesi tenggara. walaupun jarang posting atau komen tapi cukup bangga dengan adanya Kaskuser Regional Kendari di kaskus dan mudah-mudahan bisa lebih aktif dikaskus ๐Ÿ˜€

selamat atas adanya Kaskuser Regional Kendari

banyaknya pilihan dilinux

linux sekarang memiliki banyak pilihan yang bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari mulai dari distro yang bisa digunakan dan dikembangan sendiri bahkan hampir setiap saat jika saya mampir ke linuxtoday atau yang ada di linuxlinks ada saja “top ten” atau apapun itu yang berisikan software-software pilihan yang bisa digunakan oleh pengguna linux, seperti :
Top Ten Apps That Make Linux Fun To Use, Linux for Professional Photography, 9 Top Alternative Linux Music Players, 8 of the Best Free Linux Video Editors, 4 of the Best Free Linux Econometric Software, dan masih banyak lagi.

lalu pertanyaannya sekarang kenapa masih ada saja yang masih menggunakan OS dan aplikasi “bajakan”, pertama ada pencerahan sedikit kalau dilinux atau didunia opensource tidak mengenal kata bajakan :D, lalu selanjutnya yang sangat perlu untuk di minimalkan selain penggunaan OS bajakan juga penggunaan software bajakan sebab saat ini sepertinya fokus banyakan kepada penggunaan OS “bajakan” kalaupun juga menggunakan OS Linux mungkin aplikasi-aplikasi bajakan masih bisa digunakan dalam hal ini aplikasi yang berbasis windows, tapi semua kembali kepada keinginan dan niat untuk menghilangkan kebiasaan akan ketergantungan menggunakan aplikasi bajakan tersebut bahkan aplikasi yang berjalan di linux atau berbasis opensource memiliki kelebihan yang boleh diadu dengan aplikasi berbayar.

sekarang kembali ke user atau pengguna didunia opensource semuanya itu powerfull dan memiliki kelebihan yang boleh diadu dengan yang berbayar tapi bukan bajakan ๐Ÿ˜€

Tidak mesti “jago” Linux

Harus bisa linux atau yang mau ikut gabung harus jago linux…??? itu pertanyaan yang sering muncul jika berhadapan dengan seseorang untuk menjelaskan tentang kegiatan KPLI Kendari atau KLUG dan itu pengalaman pribadi saya, untung kalau bahasa tersebut yang keluar dari orang awam wajarlah. dan untuk saya entah melalui KPLI Kendari atau wadah lain untuk belajar dan mengenal lebih tentang linux tidak mesti “jago”. dimana-mana ada yang namanya proses dan setau saya serta pengalaman yang saya dapatkan selama ber”gaul” dengan dunia opensource banyak sekali kemudahan yang bisa didapatkan untuk belajar dan mengenal linux dan dunia opensource, sebab “berbagi untuk belajar dan belajar untuk berbagi” itu sepertinya jadi hukum wajib didunia opensource.

Lalu ada juga yang mengatakan “malas ahh belajar linux, windows saja blum selesai dipelajari..?!?!?!” itu yang banyak saya dapatkan dan dengarkan dari anak-anak IT yang saya jumpai, malah jadi sebuah pertanyaan apa yang bisa dipelajari dari windows sedangkan sourcenya mereka tutup (closesource).

Tidak ada yang susah di dunia opensource sebab semua tersedia dan bisa dikembangkan sesuai kebutuhan dan itulah hebatnya opensource sekali lagi jika mengenal dunia opensource maka anda akan akan terbiasa untuk “berbagi untuk belajar dan belajar untuk berbagi”